Isnin, 5 Disember 2011

Aku x sempurna,kau pun x sempurna...

Aku ingin mengenalmu dengan sempurna
Tanpa bercinta yang saat ini perkara biasa orang lain lakukan. Cukuplah aku mengenalmu melalui murabbi dan keluarga. Kerana pernikahan adalah proses pengenalan yang berkesinambungan. Pernikahan bukanlah akhir bagi sesuatu perkenalan, namun sebenarnya awal  dari perkenalan. Aku memang tidak mengenalmu, namun aku akan berusaha mengenalmu semampuku, setelah kita halal untuk saling mengenal.
 
Aku ingin melamarmu dengan sempurna
Tanpa pertukaran hadiah valentine’s day terlebih dahulu seperti yang orang lain . Cukuplah aku sekadar hanya mengenalkan diriku dan keluargaku kepada keluargamu. Semoga tercipta keharmonian kerana menghormati kesucian pernikahan. Aku memang tidak mampu memberikan banyak harta untuk melamarmu, namun aku berjanji untuk berusaha mencari harta semampu kita. Harta yang halal untuk kita gunakan bersama.

Aku ingin menikahimu dengan sempurna
Tanpa terlalu banyak kemeriahan yang mendekati kenikmatan dunia. Cukuplah rasa bahagia yang menyelimuti keluarga, sanak saudara, sahabat, serta kita berdua khususnya, menjadi keriangan tersendiri, dalam haru yang tercipta berjaya mendirikan sebuah lagi masjd. Aku memang tidak mampu untuk memberikan kemewahan pada hari pernikahan kita, namun aku berjanji akan selalu membuatmu bahagia di hari-hari setelah pernikahan kita. Sesungguhnya pernikahan bukanlah fasa terakhir dalam perjalanan hidup kita, namun gerbang awal untuk membuka salah satu jalan menuju Syurga-Nya.

Aku ingin mencintaimu dengan sempurna
Tanpa banyak kata yang membalut kebohongan belaka. Cukuplah rayuan dan gurauan ringan untuk menghiasi pernikahan kita. Aku memang tidak pandai merangkai kata romantis selalu untuk mu, namun aku tahu bagaimana menjaga kedudukanmu. Kau bukan berada di atas kepala hingga selalu perlu disanjung puja, bukan pula berada di bawah kaki untuk dipijak dan dihina. Kau adalah tulang rusuk kiriku, dekat dihatiku untuk selalu ku cinta. Aku tidak berani berjanji untuk mencintaimu sepenuhnya, namun aku berani berjanji untuk selalu belajar mencintaimu sepenuhnya. Cinta sejati yang membuat kita semakin mencintai-Nya.

Aku ingin hidup bersamamu dengan sempurna
Tanpa banyak terpengaruh perkara yang menimbulkan perselisihan antara kita berdua. Cukuplah atas nama Allah segala tingkahlaku kita, disertai Al-Qur’an penerang jalan hidup kita, dan Al-Hadis pengiring liku hidup kita. Aku memang tidak dapat membuatkan mu bahagia selalu, namun aku berjanji untuk selalu ada dalam setiap suasana keadaan dan perasaanmu. Aku ingin menyediakan bahu dalam kesedihanmu, menjadi ubat penenang dalam kerisauan mu, serta melebarkan pangkuan di saat kelemahanmu.

Aku ingin memperoleh keturunan darimu dengan sempurna
Tanpa ego yang menaungi diri masing-masing, kita berdua membicarakan persetujuan dalam perancangan. Cukuplah kita berdua yang tahu akan keinginan dan kemampuan kita. Melalui mu, lahirlah buah hati kecil pelengkap hidup kita. 
Aku tak sempurna. Kau pun tak sempurna. Ketidaksempurnaanmu menjadi pelengkap ketidaksempurnaanku, hingga kita akan  sempurna, meskipun hanya bagi kita berdua. Biarlah Allah yang Maha sempurna, yang berhak menilai kesempurnaan kita.

Khamis, 17 November 2011

SahAbat SejAti



Bercerita tentang sahabat, mcm2 ragam kawan yang kita jumpa...ad yg snggup susah n senang bersm2 dengan kita, ad juga yg time sng je ngn bersm2 kita..bl sush bt x tau je...
oleh itu, perlu diingatkan bahawa kita seharusnya menghormati kwn2 kita dan sentiasa bersedia menghulurkan bantuan ketika mereka susah...

Sahabat sejati bkn yg sLalu dcc,tapi ssorg yg sLalu diingati dLm bisikan doanya dmLm hari & yg mnasihati dkala lupa diri & yg mnemani dkala sunyi & b'sama2 b'juang mncari redha iLLahi..

Selasa, 15 November 2011

TaWaKal JalAn TerBaik HadApi DugAan Hidup...

Setiap orang ada ketikanya akan merasa happpy n ada ketikanya akan merasa sedih..
ini semua adalah ragam kehidupan manusia..

Namun, perlu diingatkan setiap kejadian yang menimpa manusia ada sebab dan hikmahnya yang tersendiri...
kita selalu mendengar keluh kesah sesetengah orang yang bertanyakan kenapa agaknya suratam hidup mereka begitu susah untuk memperoleh kesenangan dan begitu senang pula mendakap kesusahan..
Mereka iri hati dengan keadaan orang lain yang ditakdirkan senang memperoleh kesenangan secara berterusan. Ada manusia yang hidup senang dan kaya raya, ada hidup susah dan melarat, ada dulunya senang tetapi kemudian hidup melarat...


Cuba nilai mengapa sesetengah manusia diberikan ujian terlalu hebat oleh Allah SWT? Mengapa sesetengah yang lain diberi rahmat dan rezeki yang tidak putus-putus?
Setiap sesuatu dijadikan atau ditakdirkan-Nya itu pasti ada sebab dan mempunyai hikmah. Manusia hanya perlu bersyukur jika diberikan rahmat dan rezeki yang melimpah ruah.
Firman Allah SWT yang bermaksud:
“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah (yang dilimpahkannya kepada kamu), tiadalah kamu akan dapat menghitungnya satu persatu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.” (Surah an-Nahl, ayat 18)
Begitu juga sebaliknya, manusia perlu terus-menerus bersabar andai diuji dengan dugaan demi dugaan. Setiap sesuatu ketentuan perlu dihadapi dengan waras, bijak, tenang, serta berserah tanpa kompromi atau bersyarat kepada Allah SWT. 



Oleh itu, sehebat mana ujian yang dihadapi hendaklah reda, bersyukur dan bertawakal kepada-Nya. Giatkan usaha dan berdoa supaya Allah memberikan petunjuk dan mengurniakan keadaan lebih baik daripada sebelum ini.
Allah SWT berfirman yang bermaksud:
“Dan sesungguhnya kami akan berikan cubaan kepada kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang yang sabar iaitu orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan, Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, maka itulah mendapat berkat dan rahmat daripada Tuhannya dan mereka itulah orang yang mendapat petunjuk.” (Surah al-Baqarah, ayat 155-157)
Untuk itu, janganlah kita mudah mengeluh apabila berdepan dugaan hingga mudah syaitan menusuk jarum kebencian terhadap takdir Allah SWT. Kita menjadi lupa kepada Allah serta lupa kekuasaan dan pembalasan-Nya. renung2kan....
Design By www.amirastudios.com